Sunday, November 29, 2015

::: WHAT IS YOU HAPPIEST MOMENT IN YOUR LIFE? :::

Assalamualaikum...


Pernahkah ada di suatu ketika, suatu saat kita membuka diary lama, melihat gambar-gambar lama, ingat-mengingati cerita lama dan merasakan suatu kenangan yang sangat indah sehingga bisa membuat kita tersenyum bahagia. Pernah? Rasanya macam mahu menghentikan saja masa ketika itu. Tidak mahu masa itu berlalu dengan pantas. Pernah???

Saat dunia terlihat seakan indah belaka, tiupan angin sepoi sepoi bahasa mampu membuat kita tersenyum indah. Biru langit dan biru laut yang tenang, membuat tawa kita bahagia dan merasakan damai di hati. 

Erk, jiwang pulak. Hehehe. Tapi mungkin rasa itu yang dapat digambarkan bila bercerita tentang happiest moment dalam hidup kita. Kita berjalan di atas tanah yang sama, berlindung di bawah langit yang sama, menghirup udara yang sama, tetapi cara hidup kita, ujian hidup kita tidak sama. Apa yang kita lalui setiap hari dalam book life kita tidak sama dengan orang lainkan? Apa yang kita rasa, segala pandangan dari hati dan mata kita juga tidak sama. Jadi, kegembiraan yang ada dalam setiap individu itu juga mungkin tidak sama.

Bagi aku, so far, the happiest moment dalam hidup aku bila aku mampu dan bisa buat orang di sekeliling aku happy, make them laughing dan smile. Bukan senang kita mahu buat orang rasa selesa, happy dengan kita. Bukan semua orang suka dengan kita. It's not easy to make other people fall in love with your personality, or character. Sebab kita ini manusia yang serba serbi kekurangan. Salah cakap saja sikit, buat silap sikit, orang akan benci kita. Terutamanya bila kita berada di dalam suatu kelompok yang ramai. Bukan semua orang boleh accept siapa kita, dan kekurangan kitakan? Even dalam berkawan pun maseh ada yang tidak dapat terima buruk kita.

As long as i can make other people around me happy, make them smile is enough for me. Tidak minta banyak. Kerana bahagia itu di hatikan? Kerana yang sedikit bisa buat  kita merasakan bahagia dan damai dihati. 

Dan lagi satu, the happiest moment in my life bilamana aku dapat melalui ujian hidup ini dengan sabar dan tabah (Kerana aku jugak manusia yang kadang lupa, suka mengeluh, menangis dan emosi). Sometimes, bila kita dilanda ujian kita terlupa untuk bersyukur, dan tersenyumkan??? Walhal ujian itu adalah nikmat. 


Be patient and tough, cause someday this pain will be useful to you. For us also.   

Allah sayangkan kita. That's why kita di uji. Sebenarnya, hari hari kita ada happiest moment dalam hidup kita. Setiap pagi bila kita bangun dari tidur, Allah maseh pinjamkan kita satu nyawa untuk berada di muka bumi-NYA. Maseh dihidupkan untuk menghirup udara dan bernafas. Indah bukan?


Maka, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
(Surah Al-Rahman)


Mungkin kamu jugak punya cerita yang bedakan? Punya kegembiraan yang beda dengan aku. Tapi, seriously for me, itulah antara happiest moment dalam hidup aku, so far.


REAL HAPPINESS IS WHEN YOU CAN ACCEPT THAT LIFE IS NOT ALWAYS ROSY/HAPPY AND YET YOU STILL CHOOSE TO SMILE AND MOVE ON.


P/s: Much millions thanks for read this simply entry. Good Night !


Wednesday, November 25, 2015

:: WHAT DO YOU WANT TO ACHIEVE IN YOUR LIFE ? ::

Assalamualaikum...

Rentak yang kaku. Jari jemari terasa kaku menari-nari di atas keyboard untuk memulakan entry dalam blog yang setelah sekian lama terbiar...


"Dont look back because you are not going that way. Just go forward is much more exiciting."

Jika kita fikir masa lalu kita itu indah dan kita ingin kembali untuk mengubah masa lalu kita, bagaimana pulak dengan masa depan kita kan? Mungkin masa depan kita itu akan lebih indah andai kita bijak mengatur langkah. Dalam hidup ini, kita tidak perlukan button ESC or button undo. Yang kita perlukan adalah untuk terus melangkah. Melangkah untuk menjadi yang lebih baik dari semalam. 

"Kalaulah aku dapat kembali ke masa laluku, aku ingin blah blah blah....."

Tidak perlulah kita mahu berkalau-kalau lagi. Kalau kita dapat undo sekalipun masa lalu kita, pasti kita tidak tahu apa itu erti penyesalan kan? Pasti kita maseh tidak kenal erti "Ingin berubah" kan? Itu bukan target hidup kita yang sebenar. Kalau kita sedar kita banyak melakukan kesilapan pada masa lalu kita, kita editlah masa sekarang dan esok untuk jadi lebih baik dari sebelum ini. 

So, what do you want to achieve in your own book life? Tak kan kita mahu just stay with our past right? Or want be better person in future? From time to time i wonder what life could be or what others care for? What i want to achieve and what others want to achieve also. It is about to search more money or rather to seek happiness. ??? 

For me lah (Because kita punya different opinion right. Just my opinion), achievement is not only about how many cars you want to buy, how many money you want to invest or earn, travelling around the world, got married with ur gf/bf, got better job with higher salary, and so on. Depends pada individu itu sendiri. Ya, memang dalam hidup ini kita kena punya target dan goals kan. Tapi tidak bererti kita kena capai semuanya dalam bentuk materials. Tidak semestinya apa yang kita mahu capai itu, kita tunjukkan pada semua orang kan? Just to show with own self okeylah. Just proof yourself first before others. Mahu jadi hebat, mahu capai apa yang diinginkan janganlah sampai membebankan diri sendiri.

Achievement is also about how you satisfied with you life. Bagaimana kau mahu bersyukur dengan segala nikmat yang Tuhan telah bagi. Adakah kita punya satisfied di tahap yang tertinggi? Adakah kita rasa bersyukur dengan apa yang kita ada? Kadang kita ini sibuk mengejar apa yang kita tiadakan, sehingga kelebihan kita sendiri kita tidak nampak. Sampai suatu saat kita pun tidak tahu dan tidak sedar apa yang kita sibuk kejarkan itu. Adakalanya kita pula ini sibuk mengkritik orang lain, jatuh orang lain, but we blind to our own. This reality. If you kept on talking about others, maybe you probably missed you own story right? And maybe thats why TUHAN doesn't like backbiting. It tooks your time from taking care of you own life. The precious life TUHAN gave you so you will have the life that you wanted. Just be that beautiful person that you want others to be. But dont burden yourself.

Walaupun kita ni banyak kekurangan, seringkali terluka, seringkali disakiti, punya masa lalu yang hitam dan kelam, hanya pekerja biasa dengan gaji yang cukup makan sahaja, jangan berputus asa untuk melangkah. Jangan lihat apa yang kurang dalam diri kita sahaja. Just be better person from yesterday. Ada banyak sebab kenapa kita perlu melangkah, kenapa kita kena kuat, kenapa kita mahu capai apa yang di inginkan dalam hidup ini. As long as we can make others people happy, make them smile. Buat orang lain happy, gembira dan tersenyum jugak akan buat kita terlupa akan kesedihan dan masalah kita. :) Is it right? Hidup ini sangat simple. hidup ini sangat indah untuk mengeluh. 

Apa yang paling penting, bersyukurlah dengan segala rasa dan Nikmat yang TUHAN telah berikan dalam hidup kita. :)






Tuesday, October 6, 2015

Hati Kita Akan Terus Diuji

Assalamualaikum

Hati kita akan terus diuji. Bezanya cuma ujian hati kita tidak sama. Senyum atau tangis, sedih atau gembira itu semuanya adalah acuan minda dan sahabat yang paling rapat dengan manusia. Semua rasa itu, sahabat itu akan terlahir tika kita diuji.

Jika kau tidak bisa ketawa dengan lawak yang sama, tidak bisa tersenyum dengan sapaan yang sama, kenapa maseh memilih untuk menangis, berduka, bersedih dengan masalah sama atau masalah lalu. Walhal, kau sendiri tahu ada masa depan yang perlu kau grab. Dan ada kegembiraan yang perlu kau raih.

'Ala, kau bercakap senanglah sebab kau bukan berada di tempat aku pun. Kau hanya tahu cakap cakap sahaja'

'Ya, memanglah aku tidak berada di tempatmu, tidak tahu isi hatimu kerana kita berjalan bukan dalam kasut yang sama. Size kaki kita pun lain lain bukan. Tapi itu bukanlah satu alasan untuk kau berduka. Hari ini kau bersedih, tapi janganlah jadikan itu satu alasan untuk kau hidup sengsara pada masa depan'

Benar, tidak semudah kata bicara dan tidak semudah lafaz yang dikata. Aku menulis entry ini bukanlah mahu tunjukkan yang aku ini bijak pandai settle kan masalah, handal mengawal hati dan perasaan, dan tidak pernah bersedih. Ini berdasarkan pengalaman hidup aku sendiri. Sepanjang hidup aku, banyak jenis manusia yang aku jumpa. Ada yang bertopeng dan ada yang natural. Tapi Allah tidak akan hantar seseorang itu dalam buku hidup kita tanpa sebab. Semuanya pasti bersebab.

Ada suatu ketika dahulu, aku begitu down. Pendam sendiri dan hadam sendiri kesedihan itu. Menangis tu biasalah bila sudah tidak dapat tahan rasa sedih itu. Tetapi aku sendiri tidak tahu bagaimana aku bisa cari kekuatan itu. Aku buat biasa biasa saja. Senyum dengan semua orang. Pandang semua orang dengan pandangan kaseh dan sayang. Mungkin sabar dan diam itu adalah cara terbaik untuk kita expressing rasa sedih dan masalah kita. Ujian itu nikmat. Ujian itu kebaikan kerana Allah lebih Maha Mengetahui. Setkan saja di hati dan otak kita positive minds. Kadang kita rasa masalah kita paling hebat. Kita yang paling sedih. Tapi cuba kita lihat di luar sana. Betapa ramai yang dilanda musibah lebih hebat dari kita. Kita ne cuma hati kita saja yang di uji.

Dan hati kita akan terus di uji. Ada suatu masa tu, hati aku di uji lagi. Tapi aku ada seorang sahabat yang tidak bosan bagi aku nasehat dan semangat. Jadi rapat hanya kerana meminati team bola sepak yang sama masa world cup. Dia ingatkan aku, guna semula kekuatan yang kau ada masa kau down dulu. Jangan jadi lemah. Dan selalulah ingat mati. Bila kau ingat mati hati kau akan rasa tenang. 'Jum, andai suatu masa nanti kau lupa dengan semua orang, jangan Sesekali kau lupa Allah. Jangan lupa yang kita jugak akan mati suatu hari nanti'. This words always i keep in my mind. Nasehatnya yang memberi kesan kepada aku till now. Terima kaseh sahabat.

Dan sehingga hari ini hati aku akan terus di uji. Allah telah menghantar seseorang dalam hidup aku. Orang yang kita sayang jugak itu adalah suatu ujian. Dan pandai pandailah mengawal hati dan perasaan. Dan bersedialah dengan apa saja ujian kerana hati kita akan terus di uji.




P/s: Walaupun kadang kadang ada salam yang tidak bersambut, ada 'chat' yang tidak di balas, walaupun kadang kadang rasa ini cuma aku saja yang rasa, namun aku maseh positive dengan keadaan. 

Thursday, December 4, 2014

::: DIAM & JANGAN HUKUM :::

Assalamualaikum...


Manusia. Sifatnya memang suka mencari kesalahan orang lain. Itulah penyakit jiwa dan krisis hati yang selalu dihidapi oleh manusia. Memang sudah menjadi naluri dan tabiat manusia lebih cenderung membicarakan kesalahan orang lain berbanding membicarakan kesalahan diri sendiri.

Kita suka menghakimi.
Kita suka menuduh membuta tuli.
Kita suka bersangka-sangka even kita tidak mengenali.

Kita cuma mendengar cerita dia. Tapi kita bukan berada di tempatnya.
Kelodak di hatinya kita tahukah? Tidak bukan. Yang tahu hanya Dia dan Allah S.W.T sahaja.
Jadi kenapa mahu menghukumnya berlebih-lebihan???

Jangan bertuhankan diri sendiri.
Manusia, layan dia seperti manusia.

Hari ini mungkin dia cuma buat kesalahan kecil, dan kita menghukumnya berlebihan.
Tapi, andai esok kita yang melakukan kesalahan, apa yang kita nak mintak dengan orang???

Mintak Simpati???

Mintak Belas kasihan daripada orang???

Kita bukan manusia yang lahirnya sempurna. Tidak sayang. Jangan mencanang kesalahan orang seolah-olah kita tidak pernah melakukan kesilapan. Nanti diri sendiri yang menjadi malu.

"Kita Benci orang itu. Kita tidak suka orang itu. Tapi kita  rasa orang itu suka sangat kah dengan kita???"

Berlapang dada dengan semua orang. Kita tidak tahu seseorang jadi jangan cepat menghukumnya. Kita kena belajar untuk menerima semua dengan hati yang terbuka. Setiap manusia yang hadir dalam cerita hidup kita adalah bersebab untuk menjadikan kita Manusia dan sedar tujuan kita adalah untuk menjadi 'Hamba' dan bukannya untuk menjadi 'Hakim Dunia'. Bukan kerja kita untuk mencari silap orang.


Ya Allah, Siapalah kami untuk menghakimi orang lain bila hanya ENGKAU  sahaja yang selayaknya untuk menghakimi. Kurniakanlah kami hati yang sentiasa nampak yang baik-baik sahaja dari orang-orang yang kami kenali dan dekati. 



Tuesday, November 25, 2014

::: P E N A T :::

Assalamualaikum...



Kadang-kadang aku penat. Penat dengan berpura-pura menguntum senyum. Kawan aku pernah berkata dengan aku dulu,


"Tersenyumlah wahai teman, walau hanya dengan senyuman palsu...Jika sudah tidak mampu, menangislah bila rapatnya dahi diakhir sujudmu..."


Jemu. Penat.



P/s:

I haven't blogged in so long. Nothing to share and no idea plus so many hectic days. Maybe







Friday, July 18, 2014

:: Nukilan buatmu GAZA ::


GAZA…
Di saat kami menanti kedatangan Syawal dgn penuh kemeriahan,
Ada berita pilu yang menimpahmu di sana.
Pada tahun 2014 ini, sekali lagi kau telah menjadi tontonan dunia yang tidak ubah seperti dalam  sebuah cerita perang

GAZA…
Siang dan malam mu  kini sama sahaja
Tidurmu tidak pernah lena
Bom berdentum sana sini
Makan apa adanya Dek kerana derita

GAZA…
Tiada lagi keamanan di Tanahmu
Tiada lagi kedamaian yang tertinggal untukmu
Tiada lagi kesenangan yang diberikan buatmu
Di manakah hilangnya keamanan?
Di manakah lenyapnya sebuah kedamaian?
Di manakah  hilangnya rasa keperimanusiaan?
Kedamaian, dan keamanan telah dihancurkan oleh Kedajalan ZIONIST
Mereka tamak, mereka gila kuasa, mereka Sombong, mereka Kejam…
Layakkah mereka digelar Manusia???

GAZA...
Zionist telah meragut jutaan nyawa di tanahmu
Mereka telah merobek-robek isi perut si anak kecil yang tiada berdosa
Tangisan si anak kecil yang meraih simpati mereka endahkan
Mereka Kejam!!!
Suara si ibu tua yang tidak bermaya mereka tertawakan.
Ratapan si ibu yang sayu mereka jadikan bahan jenaka.
Kau Kejam Zionist!!! Kejam mu tiada tandingannya !!!

GAZA...
Bumi mu kini banjir dengan darah pejuangmu 
Darah pejuang yang mempertahankan agama
Berjuang kerana cintakan Syahid-Nya
Mempertahankan Baitulmaqdis, mempertahankan Masjid Al-AQsa yang telah menjadi kiblat pertama umat Islam
Pejuangmu Sanggup menggadaikan nyawa untuk menyingkirkan si durjana yang telah lama bermaharajalela di tanah mu 

GAZA...
Kau telah membuka mata dan hati ini
Seringkali kami merasakan kamilah paling derita...
Seringkali kami merasakan ujian dan dugaan ini terlalu berat
Seringkali tidak bersyukur apa adanya
Seringkali juga kami merungut itu ini....

Namun, penderitaan mu siapa mengerti???
Penderitaan mu lagi hebat jika dibandingkan dengan kami...
Derita si anak kecil yang kehilangan ibu bapa
Derita si ibu bapa yang kehilangan si anak
Derita mereka yang menangis setiap masa 

GAZA...
kau juga telah memberikan bukti yang nyata 
Tentang kezaliman ZIONIST...Kekejaman YAHUDI...dan Kedajalan ISRAEL... Gila kuasa mereka, kerakusan mereka telah mengatasi segalanya. Mereka menjadi hamba kepada kezaliman dan kekejaman mereka sendiri...

GAZA...
Maafkan kami...
Maafkan kami kerana tidak terdaya mengangkat senjata untuk membantumu si sana...
Hanya Doa yang mampu kami titipkan buat mu Gaza
Hanya Allah yang menjadi pengikat doa-doa kita
Semoga engkau selamat dan sentiasa dalam lindungan-Nya..




Sunday, April 6, 2014

:: Unknown Love ::



Kadang-2 perasaan itu datang tanpa dipinta dan berlalu tanpa disuruh

Bisa saja terjadi dalam masa sesaat atau pun mengambil masa yang lama

Perasaan kadang-2 bikin pemiliknya berada dilemma

Teruskan perasaan itu? Atau biarkan berlalu saja? 

Manusia tidak diberi kuasa untuk

menentukan takdir hidup sendiri

Tetapi

Diberi pilihan untuk memilih cara menjalani takdir

Yang telah ditentukan

Diri sendiri yang memilih sama ada

menjadikan perasaan itu perasaan yang diketahui atau tidak diketahui

Atau

Membiarkan saja perasaan itu 

Dipendam di dalam hati menjadikannya

"Unknown Love"



P/S: Hmmm, sebenarnya saya bosan. Saya tidak tahu apa yang saya merapu dekat atas tu. Ntah la itu puisi atau pun hanya sekadar coretan. Dengan ayat yang huru hara, tunggang langgang dan ayat hantam-2 saja... Hahahaha.. Endless, maaf atas kekurangan yg ada. :)